4 Perbedaan Si Kembar Dorce di Film Dorce Sok Akrab - TrueID

4 Perbedaan Si Kembar Dorce di Film Dorce Sok Akrab

TrueID IndonesiaMay 2, 2022

Dorce Sok Akrab (1989) merupakan sebuah film komedi klasik Indonesia yang dibintangi oleh Almarhum Dorce Gamalama. Film ini mengisahkan tentang dua anak kembar yang tertukar yaitu Dorce dan Kadir. Kedua anak kembar itu lalu dibesarkan oleh keluarga yang berbeda, yaitu oleh keluarga Pak Sugeng yang kaya raya dan Pak Slamet yang seorang kusir delman.

Karena perbedaan latar belakang itulah yang kemudian membuat sifat dari Dorce yang anak kembar menjadi sangat bertolak belakang. Inilah empat perbedaan besar si kembar Dorce dalam Film Dorce Sok Akrab (1989):

1. Perbedaan sifat

null

Besar di keluarga dengan kondisi ekonomi yang berbeda membuat kembar Dorce memiliki perbedaan sifat yang sangat besar. Jika Dorce anak Pak Sugeng yang kaya raya memiliki sifat yang sombong dan senang menilai segala hal dengan uang, Dorce anak Pak Slamet yang hanya bekerja sebagai kusir delman lebih rendah hati dan ramah. Karena memiliki uang yang banyak, Dorce anak Pak Sugeng juga lebih percaya diri bahkan kerap melihat orang lain dengan rendah. Sementara Dorce anak Pak Slamet cenderung lugu dan malu-malu setiap bertemu dengan orang baru.

2. Jago bahasa Inggris dan tidak

null

Hanya dibesarkan dari keluarga yang sederhana jelas membuat Dorce anak Pak Slamet tidak pandai berbahasa Inggris. Karena itulah ketika seorang guru bahasa Inggris (Nurul Arifin) mencoba mengajarinya, ia begitu kesulitan. Berbeda dengan Dorce anak Pak Sugeng yang justru sangat pandai berbahasa Inggris.

3. Suka dan benci pada Doyok

null

Doyok langsung jatuh cinta saat menjemput Dorce anak Pak Slamet untuk pertama kalinya. Doyok bahkan tidak malu untuk meminta ciuman dari Dorce. Sementara Dorce anak Pak Sugeng malah membenci Doyok. Di sebuah adegan, Doyok yang langsung saja mencium Doyok anak Pak Sugeng karena ia mengira itu adalah Dorce anak Pak Slamet malah langsung mendapatkan tamparan keras di pipinya.

4. Pandai bernyanyi dan tidak

null

Dorce anak Pak Slamet pergi ke Jakarta untuk mengadu nasib demi meraih cita-citanya untuk menjadi penyanyi. Kebetulan saat ia bernyanyi di hotel ada seorang pencari bakat yang tertarik untuk mengajaknya rekaman karena suaranya yang memang sangat bagus. Namun ternyata pada akhirnya si pencari bakat salah menjemput Dorce yang justru malah Dorce anak Pak Sugeng yang tidak bisa bernyanyi sama sekali.

Baca Selengkapnya
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...