Nikita Mirzani Sindir Dito Mahendra Absen Sidang karena DBD - TrueID

Nikita Mirzani Sindir Dito Mahendra Absen Sidang karena DBD

TrueID IndonesiaDecember 12, 2022

Keinginan Nikita Mirzani untuk langsung berhadapan dengan pelapornya, Dito Mahendra di sidang yang digelar hari Senin (12/12) kemarin akhirnya batal terealisasi. Dito terpaksa tidak bisa hadir di persidangan karena alasan sedang sakit demam berdarah. Dito juga mengirimkan surat keterangan sakit dari dokter di salah satu rumah sakit di Jakarta yang menuliskan alasannya absen di sidang kemarin.

Namun begitu, Nikita Mirzani tampak tidak begitu saja percaya dengan alasan sakit Dito Mahendra tersebut. Nikita bahkan blak-blakan menyebut kalau Dito sepertinya sedang bingung apakah akan hadir di persidangannya atau datang ke KPK. Nikita mengungkapkan kalau dirinya sebenarnya tahu di hari yang sama, Dito juga harus ke KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan pencucian uang yang menyeret mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi.

----------

Video Rekomendasi: Dear Stranger

----------

"Mungkin dia bingung, mau datang ke sini atau datang ke KPK? Mungkin dia dilema. Kita nggak tahu. Kalau emang sakit beneran, ya semoga cepat sembuh bisa hadir di Pengadilan atau di KPK. Informasinya hari ini dipanggil KPK juga, mungkin dia drop juga kali ya," ujar Nikita Mirzani seperti dikutip dari Okezone. 

"Padahal ini harinya aku bisa bertemu bersama saudara Dito. Tapi ternyata dia kena DBD, padahal ini lagi nggak musim DBD sayang," lanjutnya.

Selain Nikita, kuasa hukumnya Fahmi Bachmid juga turut menyayangkan ketidakhadiran Dito Mahendra. Fahmi bahkan meragukan surat sakit yang dikeluarkan rumah sakit tempat Dito dirawat tersebut karena tidak menyertakan berapa lama Dito harus menjalani perawatan. 

"Dalam hukum, wajib datang, kalau nggak datang itu banyak resikonya. Surat itu bagaimana isinya, yang bisa menilai itu jaksa, bukan saya. Kalau saya sudah mempertanyakan, ada orang mengeluarkan surat. Tapi belum tahu sampai kapan, jadi surat itu dia lagi sakit, tapi nggak tahu sampai kapan (sakitnya)," jelas Fahmi Bahmid.

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...