Pemerintah Inggris Izinkan 60 Ribu Penonton Hadir di Wembley

June 23, 2021

null

Sumber foto: Wembley Stadium (https://twitter.com/wembleystadium)

LONDON – Pemerintah Inggris akhirnya secara resmi mengizinkan peningkatan kapasitas jumlah penonton yang diperbolehkan hadir ke Stadion Wembley menjadi sebanyak 75 persen atau sekitar 60,000 orang penonton dari total 90,000 kapasitas jumlah bangku yang tersedia untuk laga semifinal dan final Euro 2020.

Pengumuman ini sendiri muncul meski sebelumnya Perdana Menteri Italia Mario Draghi pada Senin lalu meminta laga final dipindahkan karena kasus Covid-19 di Inggris yang terus meningkat. Atas keputusan ini, Presiden UEFA Aleksander Eferin menyambut baik izin yang dikeluarkan Pemerintah Inggris.

“Ini adalah berita bagus karena banyak penggemar akan diperbolehkan menonton tiga laga terakhir Euro 2020 di Wembley. 18 bulan terakhir telah mengajarkan kami betapa pentingnya penonton dalam sebuah pertandingan,” ujar Eferin seperti dikutip dari laman resmi UEFA.

Tonton aksi keren para DJ dan musisi ternama lainnya di The Remix!

“Turnamen ini telah menjadi harapan untuk meyakinkan orang bahwa kami telah kembali ke cara hidup yang lebih normal dan ini adalah langkah lebih jauh. Saya berterima kasih kepada Perdana Menteri dan pemerintah Inggris atas kerja keras mereka dalam menyelesaikan hal ini dengan kami, untuk membuat akhir dari turnamen ini sukses besar di Wembley,” tambahnya.

Nantinya, meski diizinkan para penonton yang akan hadir di Wembley diberikan syarat yang sangat ketat yaitu membawa hasil tes negatif Covid-19 atau telah divaksin lengkap dua kali dan minimal dalam jangka waktu 14 hari sebelum hari pertandingan.

Semifinal dan Final Euro 2020 dijadwalkan akan digelar pada tanggal 6,7 dan 11 Juli 2021 mendatang. Untuk saat ini, Stadion Wembley sendiri baru mengizinkan sebanyak 22,500 penonton hadir di babak fase grup dan 40,000 penonton untuk babak 16 besar.

Tonton gol-gol keren striker Timnas Inggris Harry Kane di sini:

Baca Selengkapnya
Loading...
Loading...
Loading...