Review: Kisah Inspiratif Pengusaha Muda Rumput Laut di The Billionaire

December 28, 2020
nullPoster The Billionaire

Cemilan rumput laut Tao Kae Noi, sangat terkenal di Asia. Di balik kesuksesan produk asal Thailand itu ada sosok Itthipat Peeradechapan yang menjadi pemilik produk ini. Kisah inspiratif Peeradechapan inilah yang kemudian menginspirasi film The Billionaire yang dibintangi Pachara Chirathivat.

Dalam film berdurasi 2 jam 10 menit diceritakan perjuangan Peeradechapan yang akrab dipanggil Top sejak masa sekolah hingga menjadi pengusaha sukses. Bakat bisnisnya mulai terlihat ketika berusia 16 tahun saat menjual chip langka dari video game yang dia mainkan dan meraih banyak uang.  Sayang, akunnya dihapus karena dianggap melanggar aturan. 

Top tak menyerah. Dia mulai melirik usaha lain dengan menjajal berjualan kacang bakar dibantu sang paman (Somboonsuk Niyomsiri). Dari satu tempat ke tempat lain hingga berjualan di mall, dia lakukan bersama pamannya. Dia bahkan rela meninggalkan bangku sekolah demi berjualan. Namun berjualan kacang ini tak berjalan lancar hingga dia harus menutup booth-nya di mall. 

Top harus melihat ibu dan ayahnya meninggalkan Thailand dan tinggal di China bersama kedua kakaknya. Dia sendiri menolak ikut dan beralasan ingin meneruskan sekolah yang tak pernah didatanginya lagi.

Di tengah keputusasaannya, Top akhirnya menemukan ide menjual cemilan rumput laut saat kekasihnya Lin (Walanlak Kumsuwan) membawa makanan itu di dalam tas. Dari situ, dia kemudian mencoba peruntungan bersama pamannya dan memulainya di pusat perbelanjaan. 

Top kemudian mulai mengajukan produknya ke salah satu minimarket terkenal di Asia Tenggara. Awalnya dia mengalami penolakan karena produknya dianggap kebesaran dan mahal. Namun semua berubah setelah dia berhasil mengubah ukuran dan kemasan jadi lebih menarik. 

nullTop saat membawa produknya dengan kemasan lebih menaik ke kantor pusat minimarket terkenal di Asia Tenggara. (Screenshot The Billionaire)

Masalah belum selesai. Setelah diterima di minimarket, Top harus menyiapkan produk ribuan kemasan dan harus memiliki pabrik. Dia mengajukan pinjaman ke bank namun ditolak dengan alasan usianya masih terlalu muda. Alhasil, Top terpaksa menjual mobil kesayangannya. Dengan semangatnya itu, dia berhasil meyakinkan minimarket terkenal tersebut dan Top akhirnya mendapat persetujuan menjual produknya dan itu berlangsung hingga saat ini.

“Jangan pernah kehilangan semangat apapun yang terjadi. Jika kita menyerah maka selesai sudah.” Itulah kalimat inspirasi Ittipat dalam film biografinya itu.

Tertarik melihat jalan ceritanya? Simak kisahnya langsung,Kamu    tak perlu berlangganan untuk bisa menonton kisah inspiratif Top di TrueID. (Tya)

 

 


Artikel Terkait

Go Back To Home