Review: Dorce Sok Akrab, Si Kembar yang Tertukar

February 24, 2021
nullDorce ternyata kembar. (Screenshot Dorce Sok Akrab)

Kisah unik bayi kembar yang tertukar menjadi inti cerita Dorce Sok Akrab. Meski judulnya melabelkan nama komedian Dorce, namun Kadir yang menjadi kembaran yang tertukar juga menjadi inti utama dalam cerita.

Berawal dari dua pasang suami-istri yang datang ke sebuah klinik di daerah Pandaan, Jawa Timur. Pasangan pertama orang kaya yang istrinya melahirkan anak kembar perempuan, sementara pasangan lain yang suaminya kusir delman melahirkan dua anak laki-laki. 

Kelalaian suster pelupa membuat pasangan ini tak sadar jika salah satu anak mereka tertukar. Alhasil, pasangan itu masing-masing membawa satu anak perempuan dan satu anak laki-laki. Lucunya, mereka diberi nama sama oleh masing-masing ayah mereka. 

Perjalanan 20 tahun berselang, anak kusir delman jago bernyanyi dan bermain musik. Dari kampung ke kampung, dia bersama kakaknya Kodir menjajal peruntungan sampai akhirnya hijrah ke Jakarta. Di saat bersamaan, anak kembar orang kaya juga terbang ke Jakarta. Dan, disinilah kemudian, Doyok sebagai penjemput anak-anak orang kaya salah membawa orang. 

Dorce dan Kodir ditempatkan Doyok di sebuah hotel bintang lima dengan kamar suite. Sebagai orang tak punya, mendapatkan fasilitas mewah tentu saja mereka sambut dengan gembira, meski tak jarang mereka tidak mengerti caranya. 

Di sisi lain, anak orang kaya yang seharusnya dijemput Doyok datang terlambat. Mereka terkatung-katung di bandara sampai akhirnya memilih pergi ke hotel tempat yang sudah dipesankan. Lucunya, Dorce dan Kadir anak si konglomerat itu menginap bersebelahan dengan kamar Dorce-Kodir anak kusir delman. 

Dorce si anak tukang delman yang lembut sangat disukai Doyok. Dia pun jatuh cinta dengan Dorce dan di setiap kesempatan dia mencium pipinya. Sayangnya, Doyok sempat bertemu Dorce anak orang kaya yang tak terima diciumnya. 

nullDorce dan Kadir ada dua. (Screenshot Dorce Sok Akrab)

Dorce yang jago nyanyi sempat tampil di hotel dan secara kebetulan bertemu dengan pencari bakat yang mengajaknya rekaman. Sayangnya, saat janji di lobi hotel, sang pencari bakat salah bawa Dorce. Dia membawa Dorce kaya raya dan tak bisa bernyanyi ke kantornya. 

Bagaimana akhir kisahnya? Menarik menonton film bergenre komedi era 90-an ini, era dimana film-film Indonesia sempat meredup. Di masanya, film-film seperti ini menjadi pilihan alternatif di tengah gempuran film dengan tampilan vulgar. Simak kisah perjalanan Dorce dan Kadir di TrueID! Anda tak perlu berlangganan untuk menyaksikannya hingga akhir. (Tya)

 

 


Artikel Terkait

Go Back To Home