Review Homestay: Misteri Bunuh Diri dan Krisis Psikologis Remaja

December 3, 2020

null

Film Homestay menyajikan drama keluarga dengan konfliknya, serta balutan masalah remaja dengan dukungan efek visual luar biasa. Film ini menyajikan kisah misteri tentang bunuh dirinya seorang pemuda bernama Min yang diperankan Teeradon Supapunpinyo atau dikenal dengan Jamie James. 

Sesosok arwah terjebak dalam tubuh Min yang terbujur kaku di kamar mayat. Saat terbangun dan sadar, dia berusaha melarikan diri dari rumah sakit tapi dalam usahanya itu dia bertemu seorang malaikat penjaga. 

Dari situlah, sosok arwah dalam tubuh Min sadar jika dirinya berada dalam tubuh seorang anak remaja. Kemudian malaikat memberi tahunya bahwa dia diberikan waktu 100 hari untuk mencari tahu penyebab kematian Min. Jika berhasil dia akan mendapat kesempatan kehidupan kedua.

Pertemuan Min dengan malaikat penjaga ditampilkan lewat efek visual yang keren. Kejutan ini membuat siapapun yang menonton semakin penasaran karena di awal film, Homestay menampilkan nuansa horor jauh lebih kental. 

null

Min saat berusaha kabur dari rumah sakit sebelum akhirnya bertemu malaikat penjaga. (Poster Homestay/IG@jamyjames)

Tidak memiliki memori kehidupan yang terjadi sebelumnya, Min harus kembali ke keluarga. Kenyataan pahit harus dihadapi, keluarganya berantakan dan hubungannya dengan sang kakak, Menn (Natthasit Kotimanuswanich/Best Nutthasit) retak. Ayahnya bermasalah dengan pekerjaan, ibunya selingkuh dan dia berpikir itu semua menjadi pemicu dirinya bunuh diri.

Tapi tak hanya situasi buruk di rumah saja. Di sekolah, Min ternyata sosok pendiam dan siswa yang tidak banyak bergaul. Namun, dia memiliki seorang sahabat Li (Saruda Kiatwarawut) dan seorang kekasih yang juga seniornya, Pi (Cherprang Areekul). Min di tubuh baru ini mencoba mengubah karakter itu. 

null

Min dan Pi bersama murid-murid yang lain di acara pesta sekolah.. (Poster Homestay/IG@jamyjames)

Di sekolah, Min juga menemukan kenyataan pahit tentang pacarnya. Ambisi sang pacar mengejar mimpi justru membuat dia terluka. Min kaget dengan kehidupan masa lalunya. Dia menyalahkan semua orang atas kematiannya dan dia mengungkapkan itu kepada malaikat penjaga. 

Tersisa tiga hari dari waktu yang ditentukan ternyata bukan mereka yang menjadi penyebab kematiannya. 

null

Min mengungkapkan rasa sayangnya terhadap Pi. (Poster Homestay/IG @jamyjames)

Film ini diadaptasi dari buku karya penulis asal Jepang, Eto Mori berjudul Colourful. Sutradara Parkpoom Wongpoom mengaku tantangan terberat pada film ini adalah penggunaan visual efek dalam film. Namun tantangan itu akhirnya berhasil membuat film ini terasa lebih berani dan inovatif. 

Film Homestay mendapatkan tiga belas nominasi pada penghargaan Film Nasional Suphannahong ke-28. Tiga diantaranya berhasil dimenangkan yakni Aktris Pendukung Terbaik yang sukses diraih Suquan Bulaqool yang berperan sebagai ibu Min, serta Editing Film Terbaik, dan Efek Visual Terbaik.

Tertarik untuk menonton film ini? Ayo nonton langsung tanpa berlangganan di TrueID.

 

Loading...
Loading...
Loading...
Go Back To Home